sempat terkecoh


Ini bermula saat saya mencoba membuat sebuah simple project dalam bahasa pemrograman VB.Net untuk mengingat-ingat kembali materi perkuliahan. Sedikit terdiam dan bingung karena tidak bisa membuat koneksi string untuk dbms provider SQL Server dalam bahasa vb, yaa.... mungkin karena terlalu banyak berlatih di C#.

Ada sedikit perbedaan dalam membuat string koneksi untuk sql server antara VB.Net dan C#, anda bisa melihat di gambar(maaf kalo gambarnya kurang jelas), anak panah yang menunjuk kode di gambar menunjukkan perbedaan diantara keduannya. Untuk bahasa pemrograman C#, setelah penulisan nama server, dilanjutkan dengan tanda '\\' double slash, sedangkan untuk bahasa pemrograman VB.Net hanya dilanjutkan tanda '\' single slash.

"Sebetulnya apa yang terjadi?", itu yang menjadi pertanyaan yang belum terjawab sampai saat artikel ini saya post, karena setau saya menurut para ahli programming, untuk membuat string koneksi itu sama saja penerapannya baik C# ataupun VB.Net.
Mohon comment dan bimbingannya ya...

Membuat Variabel dan Turunan (instance) dari sebuah Class

Deklarasi class hanyalah sebuah cetak biru dari obyek turunan class tersebut yang nantinya akan dibuat. Setelah class dideklarasikan, barulah Anda dapat membuat turunan (instance) dari class. Dan ini tidak boleh terbalik.
  • Class adalah reference type, ini berarti bahwa mereka membutuhkan memori sebagai tempat untuk menyimpan informasi reference dan sekaligus juga sebuah memori tambahan yang berisi data sebenarnya.
  • Reference yang mengacu kepada data disimpan di dalam variabel sesuai dengan tipe class tersebut. Jadi, untuk membuat sebuah turunan (instance) dari class, Anda mulai dari mendeklarasikan sebuah variable bertipe kelas tersebut. Jika variabel tidak diinisialisasi dengan nilai awal maka nilainya akan diberikan sebagai undefined.
Gambar berikut menggambarkan cara penetapan variabel sekaligus ilustrasi di memori. Terdapat dua class yakni Dealer dan Program. Di dalam class Program terdapat method Main yang berisi pendeklarasian variable bernama theDealer yang mengacu pada tipe Dealer. Oleh karena variable tersebut belum diinisialisasi, maka nilainya adalah belum didefinisikan (istilahnya undefined).


Methods

Method merupakan suatu blok kode yang telah dinamai yang akan dieksekusi dan dapat dijalankan dari berbagai bagian program itu sendiri dan bahkan dari program lain. Di dalam C# terdapat fitur yang disebut Anonymous Method-tapi akan dibahas secara lebih detail pada bab yang akan datang.

Ketika sebuah method dipanggil, atau istilahnya di-invoke, ia mengeksekusi kode yang akan di dalamnya, dan kemudian kembali ke kode yang memanggilnya. Beberapa method mengembalikan nilai pada posisi dimana mereka dipanggil.

Sintaks minimum untuk mendeklarasikan sebuah method terdiri dari komponen-komponen seperti berikut ini:
  • Nilai balik berupa suatu tipe data: Ini menyatakan nilai balik dari pemanggilan method. Jika method yang dipanggil tidak memiliki nilai balik, maka method tersebut di deklarasikan sebagai void.
  • Nama method.
  • Daftar parameter: ini terdiri dari minimal 0 atau lebih daftar variable yang diletakkan di dalam tanda kurung dari nama method.
  • Badan method, ini terdiri dari blok statement yang berisi kode-kode yang akan dieksekusi ketika dipanggil.
Perhatikan contoh berikut ini :

class SimpleClass {
void PrintNums( ) {
Console.WriteLine(“1”);
Console.WriteLine(“2”);
}
}


Pada contoh di atas, terdapat satu class dengan method sederhana bernama PrintNums yang berisi karakteristik sebagai berikut:
  • Ia tidak mengembalikan nilai balik, sehingga ia diberikan penanda void.
  • Ia tidak memiliki daftar parameter.
  • Ia berisi dua baris kode di dalam methodnya.

Inisialisasi (Pemberian Nilai Awal) Field Secara Eksplisit dan Implisit

  • Sebuah field initializer merupakan bagian dari deklarasi field, dan terdiri dari sebuah tanda sama dengan ( = ) yang diikuti oleh sebuah ekspresi yang mengevaluasi ke dalam sebuah nilai.
  • Inisialisasi nilai awal harus ditentukan terlebih dahulu pada waktu menulis kode (compile time).
  • Jika tidak ada pemberian nilai awal yang digunakan maka nilai yang ditetapkan oleh compiler akan mengambil kepada nilai default yang ditentukan oleh system berdasarkan tipe fieldnya. Nilai-nilai default untuk tipe sederhana dapat dilihat di dalam Tabel 3-1 (dalam Bab 3). Sebagai contoh, standar nilai awal default untuk setiap tipe angka adalah 0, dan false untuk tipe bool. Nilai awal default untuk tipe reference adalah null.
Sebagai contoh, kode berikut menyatakan empat field. Dua field yang diinisialisasi mutlak. Yang kedua adalah dua field diinisialisasi secara eksplisit dengan fields initializers.


class MyClass {
int F1; // Diinisialisasi menjadi 0 - value type int
F2; // Diinisialisasi menjadi null – reference type
int F3 = 25; // Diinisialisasi menjadi 25 - value type int
F4 = “abcd”; // Diinisialisasi menjadi “abcd”
}


Deklarasi Banyak Fields
Anda dapat menyatakan beberapa field dengan tipe data yang sama ke dalam statement yang sama dengan cara memisahkan nama-nama field tersebut dengan koma. Meski demikian, Anda tidak dapat mencampur tipe data yang berbeda ke dalam satu deklarasi tunggal. Misalnya, Anda
dapat menggabungkan empat field sebelumnya ke dalam dua baris statement, dengan hasil yang sama persis seperti berikut ini:


int F1, F3 = 25;
string F2, F4 = “abcd”;

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger